Masa Bakti Kemajelisan 2015 – 2018

Pada akhir bulan Juni 2015 mendatang ada beberapa Anggota Majelis GKJ Margoyudan yang akan mengakhiri Masa Bakti Kemajelisannya, yaitu :
PENATUA :
1. Pnt. Suharto WR di Gumunggung RT. 02 RW. III Gilingan, Surakarta
2. Pnt. Andreas Sukirno di Jogobayan RT. 04 RW. V Setabelan, Surakarta
3. Pnt. Sari Adam di Jl. Monginsidi 20 Tegalharjo Jebres, Surakarta
4. Pnt. Panut Sularno di Tegalharjo RT. 05 RW. V Jebres, Surakarta
5. Pnt. Winarso di Nayu RT. 01 RW. XIII Kadipiro, Surakarta
6. Pnt. Alex Kismanto Utomo di Jl. Brotoseno B 18 Solo Elok Mojosongo, Surakarta.
7. Pnt. Edhy Sudarto di Sumpingan RT. 01 RW. I Kadipiro, Surakarta.
DIAKEN :
1. Dkn. Alex Sumino di Bayan RT. 04 RW. VII Kadipiro, Surakarta
2. Dkn. Bambang Prabowo di Rejosari RT. 05 RW. XIII Gilingan, Surakarta
3. Dkn. Gersom Hanung Utomo di Jl. Cocak I/3B, Surakarta
4. Dkn. Amin Sutrisno di Punggawan RT. 04 RW. II Punggawan, Surakarta
5. Dkn. Pongky Purwatma di Jl. Monginsidi 18 Tegalharjo Jebres, Surakarta
6. Dkn. Setiasih di Kebonan RT. 02 RW. I Sriwedari Laweyan, Surakarta
7. Dkn. Didik Hartono di Rejosari RT. 03 RW. XIV Gilingan, Surakarta
8. Dkn. Darmojekti di Jl. Tangkuban Prau I/5, Surakarta
9. Dkn. Sukarno di Jl. Jaya Wijaya 6/13 RT. 03 RW. 24 Perum Mojosongo, Surakarta
10. Dkn. Angger Sardjono Kapyarso di Sidorejo RT. 04 RW. 01 Mangkubumen, Surakarta
11. Dkn. J.S. Budiono di Gambir Rejo RT. 07 RW. XIII, Surakarta.
12. Dkn. Cherry Dewayanto di Jl. Pajajaran Utara II No. 57B Sumber, Surakarta.
13. Dkn. Sri Retnani di Kepatihan Kulon V/21, Surakarta.
14. Dkn. Agung Nugroho di Debegan RT. 02 RW. 06 Mojosongo, Surakarta.
15. Dkn. Wibisoro Harry Budiyanto di Jl. Tentara Pelajar 76, Surakarta.
16. Dkn. Sudarmi Kampono di Jl. Batam No. 7, Grogolan Surakarta.
17. Dkn. Christian Wasdiranto di Perum Dempo Serut B7 RT. 09 RW. 12 Mojosongo, Surakarta.
18. Dkn. Hartoyo Mulyoharjono di Jl. Kawit 36 RT. 02 RW. 14 Perum RC Ngringo, Jaten Karanganyar.
19. Dkn. Heru Sumarno Dhanupuspito di Jl Garuda VII/15 Gondang, Surakarta.
Sehubungan dengan hal tersebut, majelis telah mendapatkan beberapa calon Majelis yang bersedia untuk diikutkan dalam pemilihan Majelis baru untuk periode 1 Juli 2015 s.d 30 Juni 2018 sebagai berikut:
CALON PENATUA :
1. Bp. Kusnin Kristianus, Debegan RT. 04 RW 06 Surakarta.
2. Bp. Sutoyo, Jl. Semeru Barat II / 5 Posanan Tegalharjo Jebres Surakarta.
3. Bp. Ari Jatmiko, Jl. Krakatau RT. 04 RW. 27 Busukan Mojosongo Surakarta.
4. Bp. Suhardi, Kandang Sapi RT. 01 RW. 01 Tegalharjo Jebres Surakarta.
CALON DIAKEN :
1. Bp. Kasihanto, Baturan RT. 01 RW. 05 Baturan Colomadu Karanganyar.
2. Bp. Asih Joko Utomo, Jl. Letjend Sutoyo No. 37 Surakarta.
3. Bp. Antonius Gunadi, Jl. Tambora Tengah IV/6 RT. 03 RW. 23 Perumnas Mojosongo Surakarta.
4. Ibu Suryandari Kusumastuti, Perum Baturan Asri Jl. Pandan 5 No. 3 Baturan Colomadu Karanganyar.
5. Bp. Sri Marmanto, Perum Adi Indah Mertoudan RT. 02 RW. 09 Mojosongo Surakarta.
6. Bp. Sunardi, Jl. Puntodewo No. 11 Cemani Grogol Sukoharjo.
7. Ibu Dwi Setyo Lestari, Jogobayan RT. 01 RW. 06 Setabelan Surakarta.
8. Ibu Retno Asmoro Moerti, Sidorejo RT. 04 RW. 01 Mangkubumen Surakarta.
9. Bp. Slamet Widodo, Margoyudan II / 7 RT. 02 RW. 01 Surakarta.
10. Bp. Suroto, Jl. Marsela No. 6 Surakarta.
11. Bp. Luke Parlan, Pringgading RT. 04 RW. 09 Setabelan Surakarta.
12. Ibu Kristiana Dwiningsih, Gumunggung RT. 01 RW. 02, Surakarta.
13. Bp. Wijanto, Busukan RT. 01 RW. 27 Mojosongo Surakarta.
14. Ibu Ambar Kurniawati, Purbowardayan RT. 06 RW. 02 Tegalharjo Surakarta.
15. Bp. Eko Saryono, Jogobayan RT. 02 RW. 06 Setabelan Banjarsari Surakarta.
16. Bp. Djarot Sapto Ruwiadi, Posanan RT. 01 RW. 06 Tegalharjo Jebres Surakarta.

Renungan, Minggu 7 Juni 2015

YESUS MENYERAHKAN IBU-NYA KEPADA MURID-MURID-NYA

Yohanes 19 : 25 – 27

Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena. Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: “Ibu, inilah, anakmu!” Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: “Inilah ibumu!” Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.

Siapapun pasti akan sedih jika anaknya sedang berada dalam penderitaan. Karena anak adalah anugerah Tuhan, maka seorang ibu pasti akan selalu menjaga anaknya agar selalu dalam keadaan baik. Demikian juga dengan Maria, ibu Yesus. Ketika Yesus berada dalam penderitaan, Maria ibu-Nya selalu berada di dekat-Nya untuk mendampingi Anaknya. Karena begitu besar rasa sayang dan cinta Maria akan anaknya, maka ia selalu berada di dekat salib Anaknya. Maria ingin tahu keadaan anaknya selama dalam perjalanan penyaliban menuju puncak bukit Golgota.

Maria telah dipilih Allah menjadi perantara bagi kita. Melalui Maria, Allah mengutus Yesus datang ke dalam dunia. Karena itu, Maria dengan penuh tanggung jawab menjaga Yesus hingga wafat di kayu salib. Penderitaan Yesus adalah ujian iman yang berat bagi Maria, dan dengan penuh kerendahan hati Maria berserah kepada Tuhan. Ya Tuhan, jadilah kehendak-Mu.

Karena begitu besar iman Maria akan kuasa Allah dalam hidupnya, maka Yesus mengatakan kepada murid-murid-Nya, ibu-Ku adalah mereka yang melakukan kehendak Allah. Yesus mau menegaskan kepada kita bahwa Maria adalah pelaku Firman Allah yang sempurna di hadapan Allah.
Karena itu, sebelum Yesus wafat Ia berkatalah kepada ibu-Nya: “Ibu, inilah, anakmu!” Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: “Inilah ibumu!”. Yesus menyerahkan murid-murid-Nya kepada Ibu-Nya dan menyerahkan ibu-Nya kepada murid-murid-Nya. Mulai saat itu, murid-murid Yesus menerima Maria sebagai seorang Ibu yang mendampingi mereka.
Firman ini, masih sulit dilakukan oleh murid-murid Yesus jaman sekarang. Bahkan ada yang masih menolak menerima Maria sebagai ibu orang beriman kepada Allah dalam nama Yesus. Ironisnya lagi, ada yang menyalahkan kalau menerima dan menghormati Maria sebagai ibu kita orang beriman. Yesus telah menyerahkan Maria bagi kita semua yang mengaku sebagai murid Yesus. Karena itu, marilah kita menerima dan menghormati Maria dalam kehidupan iman kita.
Yesus mengajar kita untuk menghormati orang tua kita, agar umur kita ditambahkan. Kalau kita mau menghormati ibu kita secara duniawi yang melahirkan kita, maka kita pun harus menghormati Maria sebagai ibu secara rohani yang melahirkan kita secara rohani di dalam iman kepada Allah dalam nama Tuhan Yesus.
Yesus sudah berdoa untuk kita kepada Allah Bapa kita di surga, bahwa kita di dalam Yesus dan Yesus di dalam kita sama seperti Bapa di dalam Yesus dan Yesus di dalam Bapa. Jika kita mengakui dan menerima Firman Tuhan Yesus ini, berarti kita berada di dalam Yesus bersama bunda-Nya. Berbahagialah kita semua sebagai murid-murid Yesus yang telah menerima Maria sebagai ibu kita dalam kehidupan iman kita setiap hari. Alleluyah. Amin.

Kebaktian Minggu, 15 Maret 2015

Tema :

Memandang Wajah Yesus : Memandang Kasih-Nya (Mandeng Gusti Yesus : Mandeng Katresnanipun)

Pengkhotbah :

06.30 – Bhs Indonesia – Pdt. Nike Lukitasari AW.

08.30 – Bhs Jawa – Pdt. Tanto Kristiono

16.30 – Bhs Indonesia – Tukar Mimbar Klasis Sala (GKJ Mojosongo)

18.30 – Bhs Jawa – Pnt. Sutrisno

Bacaan Alkitab : 

Bacaan 1 : Bilangan 21 : 4 – 9; Mazmur 107 : 1 – 3, 17 – 22

Bacaan 2 : Efesus 2 : 1 – 10

Injil : Yohanes 2 : 13 – 22

Kebaktian Minggu, 1 Maret 2015

Tema :

Mengikut Yesus (Ngetut Wingking Gusti Yesus)

Pengkhotbah :

06.30 – Bhs Indonesia – Pdt. Tanto Kristiono

08.30 – Bhs Jawa – Pdt. Nike Lukitasari AW

16.30 – Bhs Indonesia – Pnt. Emilius Tri Rochyana

18.30 – Bhs Jawa – Pnt. Kristanto Setyo Raharjo

Bacaan Alkitab : 

Bacaan 1 : Kejadian 17 : 1 – 7, 15 – 16; Mazmur 22 : 23 – 31

Bacaan 2 : Roma 4 : 13 – 25

Injil : Markus 8 ; 31 – 38

Renungan Minggu, 1 Maret 2015

UPAH MENGIKUT YESUS

Matius 19 : 27 – 30

Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh? Matius 19:27

Di hari-hari ini kekristenan sedang dihadapkan pada dua masalah utama yaitu perihal materi dan paradigma yang salah kaprah. Banyak orang Kristen berpikir bahwa mengikut Yesus pasti diberkati dengan melimpah dan tidak akan berkekurangan, apalagi memang Tuhan sendiri menyatakan “Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan”.

Hal inilah yang seringkali menjadi motivasi utama kita pergi ke geraja dan melayani Tuhan. Namun ketika kita rasa bahwa mengikut Yesus malah sering mendapat banyak masalah dan ujian, kita mulai kecewa dan mengeluh. Betapa sering kita mendengar perkataan yang serupa dengan perkataan Petrus. Kita cenderung menghitung untung rugi dalam melayani Tuhan. Petrus pun demikian, ia sudah meninggalkan rumahnya, ladangnya, kapalnya, dan mungkin keluarganya juga ia tinggalkan, tetapi Petrus bertanya kepada Yesus, “Tuhan, apa yang kami peroleh?”

Lalu Tuhan Yesus menjelaskan kepada murid-muridNya: pada waktu penciptaan kembali, yaitu kembalinya Kristus yang kedua kali Yesus menegaskan bukan kita akan memperoleh apa,

melainkan kita akan dikembalikanNya kepada posisi semua dalam Kristus. Hal utama yang menjadi upah mengikuti Yesus adalah identitas asli yang dikembalikan: “kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.” Berarti kita adalah orang-orang mahal, identitas yang baru kita adalah ciptaan baru dalam Kristus. Tuhan adalah Allah yang adil, Dia tahu apa yang kita tabur untukNya dan Dia akan mengembalikan itu, bahkan kita akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal. Oleh karena itu berhentilah mengeluh, apalagi menyalahkan Tuhan!

Sakramen Babtis

Sakramen Baptis dan Sidi, dilayankan pada hari Minggu, 22 Pebruari 2015 pada kebaktian pukul 08.30 WIB. Untuk permohonan Baptis Dewasa/Anak mohon disertakan fotokopi akta kelahiran dan bagi permohonan Sidi/Pengakuan Percaya mohon disertakan Surat Baptis dan akta kelahiran.

Babtis Dewasa

NO NAMA ALAMAT
1. Sdr. Denny Ferdyan Pramuda Jl. Rinjani Utara 37 RT. 02 RW. 19 Mojosongo, Surakarta (Gil 9)
2. Ibu Sarmiyani Lestari Jogobayan RT. 01 RW. 06 Setabelan, Surakarta (Set 5)


Pengakuan Percaya / Sidi

NO NAMA ALAMAT
1. Sdr. Prasastika Ardhia Nirmala Jl. Bungur 1/19 RT. 03 RW. 05 Punggawan Surakarta (Pung)

Baptis Anak

NO NAMA ALAMAT
1. Bp/Ibu Samhadi

Nama Anak :  Ester Anggorowati

Jogobayan RT. 01 Rw. 06 Setabelan, Surakarta (Set 5)
2. Bp/Ibu Aris Yohanan

Nama Anak :  Philhips Putra Yohanan

Mutihan RT. 03 RW. 012 Sondakan, Surakarta (Ket 2)
3. Bp/Ibu Awang Mujianto

Nama Anak :  Yonika Gabrien Eyou

Posanan RT. 01 RW. 5, Tegalharjo, Surakarta (Teg 3)

Persekutuan Doa Persiapan akan dilaksanakan hari Sabtu, 21 Pebruari 2015 Pukul 16.00 WIB di GKJ Margoyudan dengan menggunakan Kidung Lama (KPKL). Bagi yang berkepentingan dimohon menghadirinya.

Hasil Pemilihan Calon Pendeta

Diberitahukan bahwa Penghitungan Suara Hasil Pilihan Calon Pendeta atas diri Sdr. Nugroho Hadiwibowo, S.Si telah kami laksanakan pada hari Minggu, 8 Pebruari 2015 dari pukul 20.00 WIB sampai dengan pukul 23.00 WIB. Dengan disaksikan beberapa Warga Jemaat, Majelis, Tim Pemilihan dan 2 (dua) orang Visitator Klasis Sala.

Adapun hasil pilihan sebagai berikut :

  • Jumlah suara masuk :  1.305 (seribu tiga ratus lima) suara
  • Jumlah suara sah SETUJU : 1.208 (seribu dua ratus delapan) suara
  • Jumlah suara sah TIDAK SETUJU : 85 (delapan puluh lima) suara
  • Jumlah suara TIDAK SAH :  12 (dua belas) suara.

Dari peroleh tersebut Sdr. Nugroho Hadiwibowo, S.Si. meraih suara 92,57%. Dengan demikian Sdr. Nugroho Hadiwibowo, S.Si. dinyatakan terpilih sebagai Calon Pendeta GKJ Margoyudan. Selanjutnya Saudara tersebut akan memasuki tahap pembimbingan mulai bulan Maret 2015. Mohon jemaat mendoakan agar proses berjalan dengan baik.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 873 pengikut lainnya.